Langsung ke konten utama

Langkah Mudah Mewujudkan Goals Tujuan Hidupmu

Inilah momentum yang tepat untuk menemukan “paths” yang akan membawa kamu menuju goalsmu.

Setelah kamu menentukan tujuanmu, tugas selanjutnya adalah mencari tahu bagaimana cara mencapainya. Ini merupakan langkah penting yang mengharuskan kamu untuk duduk dan merencanakan dengan cermat jalan yang perlu kamu ambil untuk mewujudkan impian tersebut.

Bayangkan kamu sedang melakukan perjalanan. Tujuan kamu adalah tempat yang ingin kamu capai, dan jalan yang kamu ambil untuk sampai ke sana adalah cara kamu untuk mewujudkannya. Jika kamu sendiri kesulitan merencanakan perjalanan ini, mungkin itu pertanda bahwa tujuan kamu sebenarnya tidak realistis atau tidak dapat dicapai seperti yang kamu harapkan. That's okay, this process can take time, but it's absolutely worth every moment.

Ingat, kita memperoleh hasil dari apa yang kita upayakan, bukan dari apa yang kita harapkan.



Start by breaking down your journey into manageable steps. Outline a clear, step-by-step plan detailing how you'll achieve each goal. But a roadmap is not enough, you also need milestone along the way to track your progress. This is where measurements come into play.

Mulailah dengan break down journey-mu menuju goalsmu menjadi langkah-langkah kecil yang mudah untuk dikerjakan. Buatlah rencana terperinci langkah demi langkah yang menjelaskan secara detail bagaimana kamu akan mencapai setiap tujuan. Namun, melihat map aja nggak cukup guys. Kamu juga perlu pencapaian (milestone) di sepanjang perjalanan untuk melacak kemajuanmu. Di sinilah pengukuran (measurement) memainkan peranan penting.

Measurement

Pengukuran (measurement) yang kamu pilih akan tergantung pada nature dari tujuan kamu. Misalnya, jika tujuan kamu terkait dengan kesehatan seperti saya, kamu bisa mengukur persentase lemak tubuh dan massa otot untuk melacak kemajuannya. Atau itu adalah tujuan keuangan, kamu mungkin bisa melihat saldo ATM dan portofolio investasi kamu yang terus berkembang sebagai sebuah indikator kemajuan.

Namun, ada beberapa tujuan yang measurement-nya tidak semudah itu. Misalnya, tujuan pribadi saya untuk mengikuti Tokyo marathon. Untuk tujuan seperti itu, pertimbangkan untuk membuat jurnal kemajuan dan mendokumentasikan progressmu. Catat bagaimana perasaanmu, pencapaian, dan peningkatan setelah setiap sesi latihan. Catatan ini berfungsi sebagai pelacak pencapaian kamu menuju tujuan tersebut.

Ingat, fase "HOW" ini penting karena memberikan jalan yang nyata untuk mencapai GOALS kamu. Ini menjembatani kesenjangan antara cita-cita dan realita. Dan saran saya adalah membuat setiap langkah “HOW-TO” menjadi langkah kecil, manageable, serta realistis untuk dicapai. After all, the journey of a thousand miles begins with a single step, right?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kebahagiaan ala Naval Ravikant: Bukan Harta atau Pesta, Tapi Ini...

Seringkali kita berpikir kebahagiaan itu ada di dompet tebal, mobil mewah, atau liburan tanpa henti. Pokoknya, yang serba "wah" di luar sana. Tapi, bagaimana jika saya bilang, salah satu pemikir paling keren di dunia teknologi dan investasi, Naval Ravikant , punya definisi kebahagiaan yang jauh berbeda? ​Naval ini bukan sembarang orang, dia adalah investor ulung dan juga seorang filsuf modern yang sering membagikan pemikirannya tentang kehidupan, kekayaan, dan tentu saja, kebahagiaan. Dan percayalah, pandangannya bisa bikin kita manggut-manggut dan berpikir ulang tentang apa itu sebenarnya bahagia. ​Kebahagiaan Itu Sebenarnya Damai di Hati ​Menurut Naval, kebahagiaan sejati itu bukan soal loncat-loncat kegirangan setiap saat. Lebih dari itu, kebahagiaan adalah kedamaian batin . Bayangkan seperti air yang tenang di danau, tanpa riak atau gelombang. Saat hati kita damai, saat itulah kita bahagia. Dia bahkan bilang, "Kedamaian adalah kebahagiaan yang sedang beristirahat, da...

Cara agar selalu merasa bahagia walaupun banyak hal yang membuat kecewa

Kenapa Sih Kita Kok Pengen Banget Dimengerti? Dan Gimana Caranya Tetap Happy Walau Sering Kecewa? ​Pernah nggak sih kamu merasa, " Duh, kenapa ya orang ini nggak ngertiin aku sama sekali? " Atau, " Kok rasanya nggak ada yang paham perasaanku? " Nah, kalau pernah, selamat! Kamu normal. Keinginan untuk dimengerti itu ternyata kebutuhan dasar banget, lho, buat kita para manusia. Nggak kalah pentingnya sama makan atau tidur. ​Pengen Dimengerti Itu Wajar Banget! ​Coba deh bayangin, kenapa sih kita kok kekeuh banget pengen orang lain itu paham sama kita? Ternyata ada beberapa alasan simpelnya: ​1. Biar Merasa Valid dan Diakui ​Waktu ada orang yang bilang, "Oh, iya aku paham kok apa yang kamu rasain," rasanya plong banget, kan? Kayak tiba-tiba ada yang mengakui kalau perasaan atau pikiran kita itu valid, nggak ngawur. Ini bikin kita ngerasa diterima dan nggak sendirian. Ibaratnya, ada yang bilang "iya, kamu nggak gila kok ngerasain itu." ​2. Biar Nyamb...

Perbedaan Zero Sum Games dan Positive Sum Games

Zero-sum game (permainan jumlah nol) adalah konsep dalam teori permainan (game theory) di mana keuntungan satu pihak sama dengan kerugian pihak lain. Dengan kata lain, total keuntungan dan kerugian dalam permainan tersebut selalu nol. Penjelasan Sederhana: Jika satu pemain menang +10 poin, maka pemain lain pasti rugi -10 poin. Tidak ada nilai (uang, poin, sumber daya) yang diciptakan atau hilang secara keseluruhan — hanya berpindah tangan. Contoh Zero-Sum Game:  1. Catur atau permainan kartu seperti poker  • Satu pihak menang, pihak lain kalah.  2. Taruhan uang  • Jika kamu bertaruh Rp100.000 dan menang, kamu dapat uang itu dari lawan. Kalau kalah, kamu kehilangan dan lawan mendapatkannya. Ciri-Ciri Zero-Sum Game:  • Jumlah hasil (payoff) dari semua pemain = 0  • Tidak ada kemungkinan “win-win”  • Sangat kompetitif  • Tidak cocok untuk strategi kolaboratif Lawan dari Zero-Sum Game: Non-zero-sum game, yaitu permainan di mana semua pihak bisa menang...